Coffee trip

Story from Street Culture Coffee :)

Masih ingat tulisan saya tentang Street Culture Coffee ?
Well fellas, ini jadi tempat favorit saya buat ngopi hehee 😀
Dalam seminggu mungkin saya bisa sampe 4 kali dateng ke sini :p
Selain dekat dari rumah, juga emang tempatnya enak buat nongkrong rame-rame.
Saya bisa dapet juga foto-foto suasana bagian dalam kedai kopi ini.
So, let’s take a look and I will introduce you to the owner of Street Culture Coffee 🙂
from the inside
order here 🙂

Dulu saya pernah bilang kan, kopi di sini harganya tuh 5000-an mungkin karena masih harga promo. Tapi, sampai sekarang harganya tetap segitu lho…asik banget kan 😀
Teman saya sesama pecinta kopi saja pernah bilang, “Kopi seenak ini dihargai goceng, gila ya.. aku berani bayar lebih dari itu !
Menu
hot chocolate, vietnam dripp, vietnam coffee
Kopi kesukaan saya di sini itu Vietnam Coffee 🙂
Kopi yang dibuat dengan menggunakan vietnam dripp ini lebih kental kopinya, dicampur dengan susu rasanya WOW banget !
Kalau mau kopi yang lebih light pilih yang pake french press saja.
Gate of Seecul
Coffee grinder
Di sini, kalau ada pesanan saja kopi baru digiling. Masih fresh kopinya 🙂
Street Culture Coffee atau biasa disingkat “Seecul” ini juga merupakan sebuah distro. Ada di bagian pojok dalam berjejer barang-barang distro. Well, you can shopping in here too 🙂
Distro stuff
visitors are friends :)
Coffee collection 🙂
bevereages tools
the coffee bean 🙂

Saking seringnya ke tempat ini saya jadi akrab sama owner-nya :p

Di Seecul ini ada dua orang barista (sekaligus owwner) dan mereka ini kakak-adik. Sang Kakak, namanya Rivan biasa dipanggil Ivan. Aku manggil dia Kak Ivan 🙂
Dan sang Adik namanya Rinald.
Kak Ivan ini ternyata udah punya banyak pengalaman di bidang peracikan kopi. Dia cerita kalau dia dulu pernah jadi barista di Starbuck, dia juga pernah jadi bartender di beberapa tempat. Wah,that’s great Kak 🙂
Pantas saja kopinya enak hehee 🙂
Orang-orang ini sangat menyenangkan, mereka ramah. Cobalah ngobrol-ngobrol sama mereka kalau ke sini. 
Tempatnya juga asik 🙂
Walaupun kecil, tapi nyaman dan hangat. Menurut saya, coffee shop itu ga perlu gede tempatnya yang penting kopinya enak, bisa berkomunikasi dengan barista-nya, dan pengunjung punya feel berasa di rumah sendiri hehee 🙂
So, once again..be here, peoples !
french press
press it, dude 😀
Advertisements

5 thoughts on “Story from Street Culture Coffee :)

  1. Kapan ngopi bareng lagi disana ya secara sayah jarang pulkam nih. Biasa, klise, kejebak sama kesibukan akhir tahun…hehehe
    Vietnam dripp, favorit sayah…
    Salam,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s